4/9/13

J! K! T! 48! Oi! Oi! Oi!

Gue ngefans sama JKT48. Mau bilang alay? Terserah. Mau bilang fans karbitan? Bodo amat. Yang penting gue seneng sama JKT48.

For your info, JKT48 itu bukan plagiat lho. JKT48 itu sister group resmi dari AKB48, idol group terkenal di Akihabara, Jepang. Mereka juga punya sister group di Jepang, SKE48 di Sakae, Nagoya, NMB48 di Namba, Osaka, dan HKT48 di Hakata, Fukuoka. JKT48 adalah sister group resmi mereka di di luar Jepang yang pertama. Setelah JKT48, muncullah SNH48 yang berlokasi di Shanghai, RRC.

AKB48
SKE48
NMB48
HKT48
JKT48
SNH48


Dulu, gue ga seneng sama yang namanya girlband. Tapi, semua berubah saat negara api menyerang *eh* maksudnya setelah gue menonton Mega Konser JKT48. Gue ga sengaja liat Mega Konser mereka yang disiarin RCTI waktu itu. Ya, sempet sinis juga sih. "Ini girlband apaan sih? Rame banget." Tapi anehnya, gue malah iseng nyari info soal mereka di web. Setelah tau konsep mereka, yaitu "idol that you can meet everyday", gue mulai kagum siapa sih orang yang punya ide sebrilian itu?

Ya, dia Yasushi Akimoto.

 Otak dibalik 48 Family. AKB48. SKE48. NMB48. HKT48. JKT48. SNH48.

Yah, gue akuin orang ini sangat pintar dengan konsep "idol you can meet everyday"-nya. Semua grup dalam 48 Family punya theater sendiri, punya jadwal pertunjukan sendiri yang berlangsung tiap hari. Setelah pertunjukan, penonton bisa kembali bertatap muka dengan idolanya secara LANGSUNG via handshake dan hi-touch. Handshake dan hi-touch itu apa? Handshake itu berjabat tangan dengan member. Kalo hi-touch, kurang lebih high-five atau tos bareng member. Disini, penonton dan member bisa saling berinteraksi walaupun cuma beberapa detik.

Siapa sih yang ga mau ketemu langsung sama idolanya, apalagi bisa salaman sama mereka sekaligus?

And, it works in Indonesia. Ya, JKT48 menggebrak dengan konsep yang benar-benar baru. Mereka tidak hanya sukses menarik fans dari kalangan J-Popers saja (apalagi yang sudah kenal dengan AKB48 lebih dulu), tapi juga menarik fans dari kalangan penikmat musik lain. Apalagi, didukung oleh paras member yang cantik dan kemampuan dance dan menyanyi yang lumayan. Seperti fenomena, kurang dari 1 tahun JKT48 sudah mempunyai banyak fans di Indonesia yang terdiri dari beragam usia dan latar belakang.

Dan lagi, ada yang unik dari sisi marketing JKT48. Biasanya, artis baru akan merilis album dulu, barulah mereka debut di acara musik untuk mempromosikan album mereka. Tetapi, JKT48 memilih untuk debut di acara musik terlebih dahulu dengan membawakan beberapa single AKB48 yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia, seperti "Heavy Rotation", "Aitakatta", dan "Kimi no Koto ga Suki Dakara". Setelah pelan-pelan membangun pondasi loyalitas fans, barulah mereka membuka JKT48 Theater untuk tempat perform mereka secara rutin. Album pertama mereka yang berjudul "Heavy Rotation" justru baru diluncurkan setelah mereka berkarir kurang lebih 1 tahun. Dan perlu dicatat, JKT48 juga belum mempunyai single mereka sendiri. Semua lagu di album "Heavy Rotation" adalah lagu dari 48 Family yang diterjemahkan ke bahasa Indonesia. Detail lebih lanjut bisa dilihat disini.

Well, apa itu setimpal dengan harga yang diberikan? Mengingat harga yang terbilang tinggi daripada album artis pendatang baru yang lain.

IMO, album ini masih worth to buy kok. Kenapa? Seperti yang gue singgung sedikit diatas, JKT48 itu kan jualan fan-service. Kapan lagi kalian beli album, terus punya kesempatan bertemu langsung sama idola kalian? :))

Jadilah, penjualan album mereka sangat laris. Didukung jumlah fans yang sangat banyak dan ada saja fans yang membeli album mereka lebih dari 1, hanya untuk bertemu idolanya. How brilliant, isn't it? Pihak JOT tidak perlu menggunakan sarana promosi terlalu banyak, kecuali untuk acara "JKT48 Keliling Keliling" yang baru saja diselenggarakan dengan beberapa member JKT48 mengunjungi beberapa kota di Indonesia untuk mempromosikan album mereka.

Well, perjalanan masih panjang untuk JKT48. Kepercayaan masyarakat awam masih minim, karena hanya melihat performance mereka di TV yang kebanyakan adalah lip-sync. JKT48 masih belum punya single sendiri, jadi masih banyak yang bilang mereka plagiat AKB48. There's only one thing that they need for now and forever, consistency.

GANBATTE, JKT48! :))