7/26/13

I Did It

Aneh. Tadi mungkin adalah last visit gue ke 27 dalam beberapa bulan ke depan. Ya, sekolah yang udah bersedia nampung gue selama 3 tahun terakhir ini, SMK N 27 Jakarta. Bisa dibilang, hubungan gue dengan sekolah ini tidak terlalu baik, kalo ngga bisa dibilang buruk. Ah, ngga usah dibahas lebih jauh. Nanti malah tulisan ini malah ngga jadi gara-gara bad mood duluan. =)


Ada yang aneh saat gue akan keluar dari sekolah ini untuk terakhir kalinya, gue merasa sangat berat untuk meninggalkan gerbang dan melangkah keluar. Tiba-tiba, selintas seperti ada pemutaran film tepat di mata gue dan semua adegan di film itu adalah semua kenangan gue di sekolah ini.

Kenapa semua terasa sangat cepat?

Ah, gue masih inget saat gue masuk MOS untuk pertama kali. Kenalan dengan beberapa teman sekelas. Masih ngga ikhlas masuk 27 karena kalah tipis di 57.

Tapi, semua pandangan itu berubah saat gue kenal dengan semua anak-anak UPW. Mereka semua asik dan well, sepertinya adalah komposisi terbaik hingga sekarang. Hilang semua perasaan bete karena ngga masuk 57, berganti dengan antusiasme untuk masuk kelas pertama kali dan memulai kegiatan belajar.

And then, waktu berjalan lagi. Kami sangat excited mempersiapkan tur pertama kami, padahal itu hanyalah Jakarta City Tour yang notabene semua destinasinya sudah pernah kami cicipi. Tour pertama sukses kami persiapkan dan jalani.

Waktu kembali berjalan. Jadwal tur selanjutnya sudah menanti, gilirannya Banten City Tour sekarang. Tur luar kota pertama. Dan, sepertinya gue menemukan crush pertama gue. *uhuk*

Time flies again. Jawa - Bali Overland. Masa PKL. Naik ke kelas 3. Singapore - Malaysia Overseas. Mulai rutin ada TO dan PM. Ujian praktek. UAS. Dan akhirnya UN.

Cepet banget.

Perasaan baru kemarin gue ikut MOS di sini.

Perasaan baru kemarin gue harus bangun jam 4 pagi buat ngejar bus pertama.

Perasaan baru kemarin gue keki gara-gara telat.

Perasaan baru kemarin gue ikut LKS pertama kali.

Perasaan baru kemarin.......

Banyak banget hal yang gue alamin disini, mulai dari yang paling manis sampai yang paling pahit sekalipun. It was a hard 3 years. Full of struggle, happiness, sadness, love, anger, friendship, politic, intrigue, and a lot of good and bad things.

But the most important above all is, I DID IT.