10/11/15

Kaca's Fantasy Garage: The Introduction

Hai.

Lama juga blog ini sudah ditinggal oleh pemiliknya. Maaf ya teman-teman, apa mau dikata, kesibukan di dunia nyata bikin kehidupan dunia maya agak terbengkalai. Tulisan terakhir terbit di Maret 2015. Berarti kurang lebih sudah 6 bulan ga pernah nge-blog dan otomatis ga nulis. Berasa sih mulai tumpul, sekarang depan laptop bawaannya ngantuk melulu ._.

Anw, kali ini gue sedang bertekad untuk rajin posting di blog lagi. Selain buat melatih ketajaman dan kemampuan menulis gue (lumayan buat skripsi, cyin), juga buat mengisi waktu luang gue yang mulai banyak di semester 5 ini. Entahlah, teman-teman gue yang lain bilang semester 5 mereka sangat melelahkan, tapi gue kok kayanya ngga ya. Guenya yang terlalu santai atau mereka yang terlalu serius untuk kuliah? Hahaha.

Oke, untuk permulaan gue berencana untuk membuat serial artikel yang jadwal post-nya akan jadi rutin. Bisa seminggu sekali, sebulan sekali, atau setahun sekali. Yang penting rutin kan ya. *kabur*

Becanda ding. Iya, gue serius mau bikin serial artikel yang akan rutin di-post dalam jangka waktu tertentu. Pengennya sih seminggu sekali, tp ya kalo pun meleset paling sedikit 2 minggu sekali lah. Topiknya ga jauh-jauh dari kesukaan gue dari kecil, yaitu bidang otomotif. Lebih tepatnya ke arah mobil.

Inspirasinya datang dari sebuah artikel di Jalopnik, salah satu website otomotif terkemuka di Amerika sana. Mereka pernah membuat sebuah artikel rutin dengan tajuk Jalopnik Fantasy Garage, dimana mereka menulis soal mobil eksotis dari seluruh dunia yang unik baik dari segi sejarah, performa, kemajuan teknologi pada masanya, atau pun segi yang lain. Lalu, pembaca Jalopnik bisa memberikan suaranya apakah mobil tersebut cukup layak masuk ke Jalopnik Fantasy Garage melalui polling di akhir artikel. Hanya ada 50 slot di Fantasy Garage, maka sudah pasti ada beberapa ada mobil yang tadinya ada di Fantasy Garage harus "dijual" untuk memberikan slot ke mobil yang lainnya. 

Tidak ada syarat yang pasti untuk menjadi mobil yang layak masuk ke Fantasy Garage. Dan Fantasy Garage memiliki sumber dana yang tidak terbatas serta tim teknisi yang mumpuni bahkan untuk menjaga sebuah Benz 1883 tetap berjalan dengan mulus.

Kaca's Fantasy Garage pun begitu. Sumber dana yang tidak terbatas dan tim mekanik kelas dunia membuat semua mobil (secara teknis) bisa masuk ke Fantasy Garage. Bedanya, yang bisa masuk Fantasy Garage adalah mobil impian gue sejak kecil. Bisa saja mobil tersebut tidak eksotis ataupun tidak unik, namun gue punya ketertarikan pribadi dengan mobil itu. Berhubung selera gue yang mungkin agak tidak lazim, jangan kaget apabila nanti ada sebuah Toyota Alphard masuk ke dalam daftar. Dan tidak akan ada batasan berapa slot mobil yang akan ada di garasi. Sebanyak-banyaknya.

Sama seperti Jalopnik Fantasy Garage, setiap artikel tentang setiap mobil akan dibumbui dengan data teknis, alasan sentimentil mengapa ada mobil tersebut masuk ke daftar, atau beragam trivia. Anggap saja seperti Wikipedia, namun lebih ringan.

Gue percaya dengan adanya the law of attraction. Siapa tau, dengan gue menulis artikel ini, bisa saja Fantasy Garage ini bisa jadi kenyataan suatu hari nanti.

So, cya next week.

Regards, KL.