10/18/15

Kaca's Fantasy Garage: BMW E71 X6M



Beberapa orang percaya dengan love at first sight, namun saya tidak. Bagaimana mungkin, seorang manusia berakal bisa menilai dan jatuh cinta hanya dengan sekali tatapan? Konsep yang aneh.

But sometimes, love is blind, too.


Cinta bisa membuat pria dewasa penuh pemikiran rasional, menjadi pria receh yang hanya tahu arti kata rindu.



Seperti saya yang terlanjur cinta dengan sebuah X6M, saat melihatnya pertama kali di Exotic Car Sensation 2013.


Bagi beberapa orang, X6 adalah salah satu mobil paling pointless yang pernah diciptakan oleh pabrikan asal Munich ini. X6 isn't too good in off-road, not too fast on the road, and not much practical if compared to its direct sibling, the X5.


Tapi, X6M berbeda. At least, on the track. This thing is fast enough to blow your mind.



Dengan 555 tenaga kuda dan torsi sebesar 680 Nm, mesin N63 berkonfigurasi V8 ini mampu menyeret bodi X6M seberat 2.4 ton menuju 100 km/jam hanya dalam waktu 4.7 detik sahaja. Sayangnya, kecepatan puncak dari mobil ini dibatasi di 250 km/jam. Tanpa pembatas, saya yakin mobil ini bisa mencapai 300 km/jam tanpa kesulitan. 



Sebagai gambaran, Lamborghini Gallardo LP560-4 berbobot 1.5 ton mampu berakselerasi ke 100 km/jam dalam waktu 4.2 detik.




X6M juga merupakan model M pertama yang bersanding dengan all wheel drive, automatic transmission, dan turbocharger. Ketiga hal tersebut bisa dibilang adalah hal yang "haram" di jajaran M Division, semua mobil M identik dengan naturally aspirated engine, rear wheel drive, dan manual transmission.


Tidak heran, banyak jurnalis yang menyatakan bahwa M Division sedang kehilangan arah dengan adanya X5M dan X6M. Bahkan X6M dikatakan mempunyai handling yang lebih buruk daripada X6 standar. Sesuatu yang sangat aneh untuk sebuah mobil dari sebuah performance division



Beberapa media memprediksi bahwa X5M akan lebih banyak dipilih karena style-nya yang lebih "normal" dan segi kepraktisan yang jauh lebih baik daripada X6M. Ternyata, pasar berkata lain. E71 X6M mencatatkan penjualan sebesar 10.678 unit di seluruh dunia, sementara X5M hanya terjual sebanyak 8.974 unit saja.



Sepertinya banyak orang gila yang juga jatuh cinta dengan X6M di dunia ini.



Dan saya berharap BMW tetap punya ide gila lainnya. 2 Series Active Tourer with M Performance, anyone?






Photos are taken from Wikipedia and Autoblog

Kaca's Fantasy Garage
- The Introduction