Showing posts with label TransJakarta. Show all posts
Showing posts with label TransJakarta. Show all posts

11/3/13

Panduan Rute untuk Fortune Cookie yang Mencinta Handshake Festival

Well, JOT baru saja merilis berita terbaru soal "Fortune Cookie in Love Handshake Event" dan "Heavy Rotation General Handshake Event". Ternyata JOT memutuskan untuk melakukannya di hari yang sama, tanggal 10 November. Selain handshake event, JOT akan mengadakan mini live performance, live report bersama member JKT48, dan akan ada beberapa booth sponsor yang meramaikan acara kali ini. Event ini akan diadakan dengan nama "JKT48 Handshake Festival". Info lebih lanjut bisa kalian baca disini.

Mungkin karena luas venue sebelumnya tidak mencukupi untuk event dengan ukuran yang lumayan masif ini, maka event ini akan diadakan di Epicentrum Walk atau sering disebut EpiWalk. Untuk yang belum tahu, EpiWalk terletak di kawasan Kuningan, tidak jauh dari GOR Sumantri dan Pasar Festival. Karena sebelumnya handshake event JKT48 di Jakarta hanya diadakan di fX Sudirman, mungkin akan ada beberapa fans yang kebingungan bagaimana cara mencapai EpiWalk. EpiWalk sendiri terletak dekat dengan halte TransJakarta koridor 6, yaitu GOR Sumantri.

3/24/13

Review TransJakarta Koridor 12, Tj. Priok - Pluit

Oke, hari Sabtu kemaren, tepatnya tgl 16 Feb, gue akhirnya sempet buat nyoba koridor baru TransJakarta yaitu kor 12. Koridor ini melayani Terminal Tj. Priok ke Pluit via Yos Sudarso - Sunter - Kemayoran - Gunung Sahari - Mangga Dua - Kota - Kali Besar - Penjaringan. Diliat dari jalurnya, kayaknya ini koridor paling aneh ya? Dan setelah gue nyoba, gue sampai pada kesimpulan ini jalur paling aneh.

3/8/13

Sehari Bersama TransJakarta



TransJakarta

 Berawal dari kegagalan mendapatkan tiket pertunjukan JKT48, akhirnya hari ini saya memutuskan untuk berkeliling menggunakan TransJakarta dahulu sebelum pulang ke rumah. Perjalanan diawali dari halte Gelora Bung Karno yang terletak berdekatan dengan f(X) Lifestyle Xnter, tempat teater JKT48 berada. Setelah membayar seharga Rp. 3.500,-, saya mendapatkan secarik kertas yang berfungsi sebagai tiket. Hal ini cukup disayangkan, mengapa? Karena disana sebenarnya, sudah terpasang mesin ticketing otomatis, namun saat saya menanyakan hal ini kepada petugas, mereka bilang mesin itu sudah tidak bisa dipakai lagi. Itu berarti, saya tidak bisa memakai kartu JakCard saya. Apabila mesin itu berfungsi, sebenarnya banyak manfaat yang bisa didapat. Salah satunya, saya bisa membeli tiket tanpa melalui antrean di loket tiket. Karena, tinggal menempelkan JakCard di mesin tersebut, mesin tersebut akan langsung mengurangi saldo di JakCard saya. Hemat waktu dan sangat efisien dari sisi lingkungan.